Tampilkan postingan dengan label kunjungan perhelatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kunjungan perhelatan. Tampilkan semua postingan

04 Oktober 2010

Akhirnya, Samba Sunda!!!!!

For most of you, readers, Samba Sunda may not be familiar. Well it may not as famous as other bands from bandung like Gigi, Peterpan, or ST 12, but they have performed in so many music festival trough out the world, so they are famous!!! They play sundanesse traditional contemporary music mix with some indonesian tradiotional music like Bali's Gamelan or Padangness with traditional music instruments from indonesia, such as gamelan, suling (traditional flute), kecapi (traditional string instrument), kendang (sundanesse drum), also angklung and arumba (bamboo base instruments). For me as a sundanesse, well half sundanesse half javanesse, listening to their music is my root base. I always feel their music is a great haritage from my ancestors, their music is also mine!!!!

Although Samba Sunda has performed in many world music festival, I found hard to watch their live performance here in Bandung. My only chance was annual bamboo music festival. They always performs in this festival. I already miss 2 Samba Sunda live performance 2 years in a row. So, i didn't want to miss this year performance. I whinned to my BF so he can took me to Sabuga in the middle of raining cold night riding a motorcycle. We finally got there half wet, hungry, and ugly. I didn't care as long as I could watch Samba Sunda. Samba Sunda is very famous in Bandung music society so the organizing committee put them as last performer in 21.30, Hua that was so late!!But my beloved, kind, and amazingly patient BF agreed to wait. In the middle of my longing wait (over 2 years), my future mother in law texted her son, my BF..."Aa, please come home quickly. I got information that there will be a motorcycle gang riot tonight." What???!!!I didn't want to be cut into pieces after watch Samba Sunda!!How dare you motor gang ruining my longing wait!!!!But, we finally made it!!We watched them half amazed half anxioused because of the gang riot threatning our soul.

I want to share my favourite music to you,readers, enjoy without worrying your body will be cut into pieces...



There were no gang riot that night, We got home happly...

23 Agustus 2010

Kupu-kupu yang Lucu Kelahiran Cihanjuang

Wah, akhir-akhir ini banyak post tentang kupu-kupu. Dulu sih saya ga terlalu akrab dengan makhluk ini, tapi setelah dapet topik Tugas Akhir tentang kupu-kupu jadilah saya semakin akrab dan menyayanginya, hehehe. Selain karena bentuk dan warnanya yang indah, serangga ini juga punya peranan yang penting di alam. Ia adalah makanan untuk berbagai burung, agen penyerbuk berbagai tanaman berbunga, dan sebagai bioindikator lingkungan. Semakin keren lah kupu-kupu di mata saya.

Sekitar bulan Mei saya diajak Akang untuk melihat kupu-kupu. Wow, dimana ya tempat melihat kupu-kupu di daerah Bandung?Ternyata ada taman kupu-kupu di daerah Cihanjuang, tepatnya di km 3,3. Langsunglah saya bilang wokeh sama Akang, asal perginya dijemput erithrobilin, sang motor merah-biru.

Untuk mencapai taman ini ada beberapa alternatif, bisa dari arah ledeng,belok kiri ke cihideung, terus ke parongpong, dan di depan universitas advent belok kiri ke arah Cihanjuang, bisa juga dari daerah cimahi,namun sayang saya ga hapal kalo daerah cimahi. Karena saya bermukim di sarijadi, saya meluncur dibonceng Akang ke arah Polban, terus ke arah sariwangi, dan belok kanan ke Cihanjuang. Dari belokan ini Taman Kupu-kupu hanya berjarak beberapa ratus meter dan ada di kanan jalan. Sebagai ancang-ancang ada papan bertuliskan Taman Kupu-kupu Cihanjuang sebelum pintu masuk.

Sebelum masuk, bayar tiket dulu dong. Kata saya sih cukup terjangkau lah. Bayar 10.000 rupiah sudah boleh masuk ke taman kupu-kupu sampai taman tutup, dapet pinjeman topi anyam yang warnanya boleh milih, dan segelas minuman segar yang bisa dituker di food court di luar taman.

Taman ini disekelilingnya dibatesi pager kawat dan diatasnya dinaungi kain kasa gitu, biar kupu-kupunya gak kabur meninggalkan taman Di gerbang masuk taman kita disediakan informasi tentang morfologi kupu-kupu dan jenis kupu-kupu apa saja yang ada di taman ini. Sayang sekali ingatan saya kurang super untuk mengingat jenis kupu-kupu yang ada. Pas masuk, saya dan akang langsung disambut banyak banget kupu-kupu, yang gede, yang kecil, yang item, yang oren, yang coklat, ada yang nemplok dipager kawat, ada yang nemplok di bunga, ada yang terbang-terbang aja kayak ga peduli saya dateng. Sementara saya masih ternganga karena waktu TA saya harus ngejar-ngejar kupu-kupu di Tangkuban parahu eh, disini kupu-kupunya malah yang nyamperin kita, datanglah sesosok wanita cantik menghampiri kami. Dia nanya " ada yang mau ditanyakan?"
untunglah akang ga jawab "nomor hape teteh berapa?"wah kalo gitu saya injek-injek Akang.
Ternyata si teteh adalah guide yang walaupun kita ga nanya dia tetep ngejelasin tentang taman kupu-kupu ini. Jadi,sodara-sodara, kupu-kupu di taman kupu-kupu ini tidak hanya berasal dari daerah Cihanjuang, tapi dari Papua juga ada, bahkan kupu-kupu dari negara tetangga pun ada. Mereka diimpor dalam bentuk kepompong, lalu mereka lahir dan beranak pinak di Cihanjuang.
Waktu saya tanya ada gak kupu-kupu lokal Cihanjuang atau Bandung yang ditangkarkan di sini. Kata teteh mereka belum bisa melakukan itu karena butuh usaha yang lebih untuk menangkap, membuat mereka kawin, memelihara ulet-ulet dengan makanan spesifik sampai menjaga kepompongnya. Taman ini baru bisa mengimpor kepompong dari taman kupu-kupu lain.
Taman yang saya kunjungi adalah taman untuk kupu-kupu dewasa dan penyimpanan kepompong. Sedangkan para ulat ada di taman lain yang tanemannya jelek,bolong-bolong karena dimakanin ulet. Uletnya dipindahin dari taman bagus karena pihak pengelola takut nilai estetika dari taman turun karena tanemannya bolong-bolong dimakan ulet.

Mari kita mulai perjalanan kita dari ulet-ulet yag saat itu sedang di "panen" oleh petugas taman
Ulet yang seperti pake helm ini biasa disebut hileud jeruk atau ulet jeruk karena makan daun jeruk. Sang ulet akan berubah menjadi kupu-kupu dari famili papilionidae.


Ada juga ulet-ulet bercucuk macem ni, yang nantinya bakal jadi kupu-kupu cantik


Inilah dia ulet dari ngengat yang biasa kita panggil Si Rama-rama, sayang ngengatnya udah pada mati semua karena hidup hanya 5 hari saja. Hidupnya sangat efektif, kawin-bertelur-mati

Di taman ini juga ada pojok kepompong, dimana para kepompong pada nangkel di tusuk sate, sekilas jadi seperti sate kepompong.


Kalau beruntung, kita bisa melihat proses kelahiran kupu-kupu dari kepompong. Kupu-kupu yang baru lahir ini belum bisa terbang, butuh pemanasan dulu gituh biar ga kram, hehehe. Nah, disinilah kesempatan kita untuk megang kupu-kupu kaya foto saya di bawah ini, keren yah?!

Saya dan Akang lalu puas-puasin keliling taman sambil menikmati keindahan kupu-kupu yang lucu, hilir mudik mencari, bunga-bunga yang kembang. Ohya, di taman ini juga selalu ada bunga-bunga yang kembang, kalo gak kupu-kupunya kelaparan dong. Sambil jalan-jalan kamu bisa main tebak-tebakan jenis kupu-kupu seperti saya dan akang asalkan kamu bawa buku panduan lapangan kupu-kupu, yang akang bawa kemaren adalah buku panduan lapangan kupu-kupu kebun raya bogor. Jadi kita tinggal mencocokan kupu-kupu yang lagi nemplok di bunga dengan gambar yang ada di buku, ketauan deh nama si kupu-kupu. Entah mengapa, ini menyenangkan untuk kami. seperti pepatah tak kenal maka tak sayang, dengan mengetahui nama si kupu-kupu kami lebih menyayangi mereka.

Ini beberapa kupu-kupu yang berhasil terekam kamera Akang

Ada tips dari teteh cantik yang ternyata guide tentang waktu berkunjung, berkunjunglah pada saat musim kemarau. Kenapa?karena kalau musim hujan sayap kupu-kupunya suka pada sobek kena derasnya air hujan yang turun ke bumi. Sayang sekali sekarang sering banget hujan. Sabar yah buat yang udah pengen berkunjung nengok kupu-kupu yang lucu kelahiran Cihanjuang.